Harapan dibalik Pilihan
Sekian lama, waktu yang sudah berjalan, aku
menetapkan sebuah pilihan. Aku percaya kepada sebuah pilihan pasti ada
harapan, setiap pilihan pasti akan ada resiko yang dipertanggung
jawabkan. Biarlah masa lalu memudar dengan seiringnya bertambahnya
waktu. Dunia yang fana ini tidak akan pernah menyamai kekalnya hati
manusia. Perasaan hati yang sudah menjadi milik Sang Khalik,
terpaksa aku bunuh untuk meredam luka yang sudah tersayat, teriris dan
tercabik-cabik akan sebuah anggapan dan pemikiran, hingga membuat sakit
yang teramat sangat, kecewa tak terperikan dan amarah dalam kalbu.
Hati
yang terlanjur kelam ini akan aku coba untuk tetap berjalan menemani
sang waktu walau harus tertatih-tatih dalam sebuah hinaan, cibiran dan
bahkan umpatan. Biarlah itu semua akan menjadi hal terakhir yang pantas
untuk dikenang.
Ditulis dalam keheningan malam dan kekalutan akibat salah kirim sms, hiks… Bodohnya aku!
Leave a Reply