Benerkah..?

March 5th, 2008

WORD

Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya. - Montaigne

Sifat Cinta: 1. Tidak membeda-bedakan 2. Cuma-cuma atau tanpa pamrih 3. Ketidaksadaran diri 4. Bebas - Anthony De Mello Sj

Hanya ikan yang bodoh yang bisa dua kali kena pancing dengan umpan yang sama. -

Kebanyakan dari kita yakin bisa membuat orang lain bahagia dengan cara yang kita tentukan. - Robert S. Lynd

Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde

Orang
yang tidak bisa memaafkan orang lain sama saja dengan orang yang
memutuskan jembatan yang harus dilaluinya, karena semua orang perlu di
maafkan. - Thomas Fuller

Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda. - Sai Baba

Suatu
kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga namun juga
lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun. - George Bernard Shaw

Pengetahuan ada dua macam : yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. - Samuel Johnson

Kita
tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat
berhubungan dengan Sumber kedamaian yang ada di dalam diri kita. Damai
yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar, kamu
tidak akan pernah menemukannya. - Maha Guru Ching Hai

Jika
kita melayani dengan penyerahan penuh (bhakti), kita selamanya
terpuaskan, dan merasa terpenuhi. Kita tidak akan berpikir untuk
meminta apapun, karena kita merasa bahwa kita memiliki segala sesuatu
dalam kelimpahan. - Guru Ching Hai

Janganlah
merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan
sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan
kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam
semesta. - Guru Ching Hai

Segala
sesuatu merupakan suatu kebiasaan. Kita mempelajari cara keariefan yang
merupakan cara kelenturan. Apabila kita terbiasa dengan kelenturan,
maka (kita) terbiasa dengan berbagai perubahan dadakan, kita terbiasa
dengan tindakan segera, tindakan spontan, bukan tindakan prasangka,
itulah cara yang terbaik. - Guru Ching Hai

Kadang
kala kita dilahirkan dalam keadaan fakir miskin (sengsara), karena
Tuhan menghendaki kita belajar bersemangat pantang mundur dan berlatih
keberanian diri. - Guru Ching Hai

Kita
seharusnya menjadi se-agung sang Pencipta. Dia bisa mewadahi semua
ciptaanNya, mengapa kita tidak bisa bertoleransi terhadap
pemikiran-pemikiran saudara kita, teman kita, atau orang lain yang kita
kenal? Kita harus bisa berbuat yang sama untuk mencapai
Anuttara-Samyak-Samboddhi, dimensi tertinggi, tingkat tertinggi. - Guru Ching Hai

Pada
saat kita lancar atau sukses, santai; justru harus lebih waspada,
jangan menjadikannya sesuatu terjadi karena kemampuan kita, hingga
kehilangan rendah hati, rasa penyesalan, lalu mulai malas, tidak dapat
maju. - Guru Ching Hai

Setiap
hari jika kita berpikir seperti Buddha, bertindak seperti Buddha,
bertutur kata seperti Buddha, maka pada hari itu Anda adalah Buddha. - Guru Ching Hai

Anda
harus ungkapkan perasaan hati Anda. Agar orang lain dapat mengetahui
bahwa ia telah melukai hati Anda. Kemudian segera menyelesaikannya.
Jangan menyimpannya. Berapa lamakah Anda dapat menyimpannya? Hawa
kemarahan yang tertimbun dalam hati Anda dapat terbawa dari satu
kelahiran ke kelahiran berikutnya. Hingga suatu saat, jika hawa itu
sangat besar, Anda bisa terlahir menjadi binatang. Jenis binatang yang
sangat buas. Itu hanya disebabkan sentimen marah Anda tidak segera
dihapuskan. Maka janganlah meremehkan hal ini. Itu adalah konsep
pikiran yang salah. - Guru Ching Hai

Anda
memiliki keluarga, tetapi Anda membaktikan diri Anda dan seluruh
keluarga Anda dalam pemeliharaan Tuhan. Anda adalah pemelihara keluarga
ini untuk kepentingan Tuhan; itu juga pembiaraan (menepikan hal-hal
yang bersifat duniawi). Lebih sulit membiara dengan cara itu daripada
mencukur rambutmu dan menyembunyikan dirimu di biara. Jika Anda dapat
melakukan itu, Anda adalah para suci sejati. - Guru Ching Hai

Kita
menjadi biarawan demi pengabdian kepada sesama makhluk hidup, bukanlah
ingin lebih cepat menjadi Buddha untuk mengungguli orang lain. - Guru Ching Hai




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind